Pissed of : kesal
Common : umum
Abroad : luar negeri
The path : jalan
Flatter : memuji
Vestiges : sisa-sisa
Preserve: melestarikan
subordinate : bawahan
The salutation: salam
it has been a while : sudah cukup lama
receiver : penerima
executed : dieksekusi
commander: komandan
our victory : kemenangan kita
indeed : memang
carefree : riang
my demise : kematianku
eternal : Abadi
flaw : kekurangan
suffer up close : menderita dari dekat
persuade : membujuk
align : meluruskan
loathes me: membenciku
decline : menolak
either way : bagaimanapun juga
refuses : menolak
lavishly : boros
Wither away: layu
harbor such hatred toward me : menyimpan kebencian terhadapku
take such a risk : mengambil risiko seperti itu
inheritance hidden : warisan yg disembunyikan
desperately : dengan putus asa
grant it : mengabulkannya
filled with such darkness : dipenuhi dengan kegelapan seperti itu
Truly : sungguh- sungguh
Resent me : membenciku
overthrow: menggulingkan
government : pemerintah
bit of pride : sedikit kebanggaan
unable to : tidak bisa
endure the burden : menanggung beban itu
Endure : menderita
opening banquet: jamuan pembukaan
a psych ward : bangsal jiwa
avoid that fate: menghindari nasib itu
approached : mendekat
ulteiror : tersembunyi
derived : berasal
Suffering: menderita
prescribe me : meresepkan ku
alarmed : khawatir
occurance : kejadian
nauseous : mual
feverish lately : demam akhir akhir ini
overall : keseluruhan
it's probably lack of exercise : itu mungkin karena kurang olahraga
tendency: kecenderungan
inconvenience : ketidaknyamanan
branch: cabang
despite: meskipun
Insisted : bersikeras
accompany: menemani
fulfill: memenuhi
the bare minimum: minimal
rarely: jarang
residence: tempat tinggal
to cast me into misery: untuk melemparkanku ke dalam kesengsaraan
malice against me : kebencian terhadapku
succeeded despite his common background : berhasil meskipun memiliki latar belakang yang biasa
Guest: tamu
each forming : masing² terbentuk
pursue: mengejar
several times: beberapa kali
encouragement: dorongan
prodigious: luar biasa
struck me : mengejutkan ku
leisurely : dengan santainy
Noble indeed: sungguh mulia
a single tear: setetes air mata
demanded: menuntut
have i any use left: apakah aku masih berguna
Unrequited: tak terbalas
The clumsy: kikuk
Behavior: prilaku
development: perkembangan
redemption: penebusan
Fuming : marah
Tricked : ditipu
Terrible: sangat buruk
Awful: buruk sekali
Concern : kekhawatiran
Press : menekan
Entire : keseluruhan
getting on my nerves: membuat ku gelisah
embroidering: menyulam
don't mind me: jangan pedulikan aku
care to explain: mau menjelaskan
shameless: tak tau malu
starve: kelaparan
Graceful: anggun
No longer : bukan lagi
Force : memaksa
Is a mess : berantakan
wretchedly: dengan menyedihkan
ridiculous: konyol
Courage : keberanian
despair: keputusasaan
Trembling: gemeteran
As trivial: sebagai hal yang sepele
torture: menyiksa
hunger or beating: kelaparan atau pemukulan
The rest : sisanya
devastating: merusak
Bleak : suram
Crumble : hancur
Horrible: mengerikan
Blissful: bahagia
Failing: kegagalan
compassionate: penuh kasih
Frigid : dingin
he used to be: dia dulu
alongside each other: berdampingan satu sama lain
Shudder: merasa ngeri
Opposition: berlawanan
exaggerated: berlebihan
Resent: membenci
The cause : penyebab nya
i truly mean that : aku benar-benar bersungguh-sungguh
no longer my authority : bukan lagi wewenangku
Amount: jumlah
Citizens: warga
acquaintance : kenalan
Avoided: dihindari
Rife : penuh
Fled : melarikan diri
citizenship: kewarganegaraan
Exiled: diasingkan
The forces : kekuatan
Favor : mendukung
Chaos: kekacauan
accordingly: demikian
Blaming: menyalahkan
Petty : cerewet
Perhaps : mungkin
Hassle: kerepotan
Salvation: penyelamatan
Sighed: menghela nafas
Among : dikalangan
Consider: mempertimbangkan
Recognized: mengenali
Genuine: asli
Appeared: muncul
For a while : untuk sementara
things might have turned out better : segalanya mungkin menjadi lebih baik
hang up my own face: menutup wajahku sendiri
things aren't looking to good for you : segala sesuatunya tidak terlihat baik untukmu
I've been to frank: aku berterus terang
I've been looking forward : Saya sudah menantikannya
you could have been in touch behind me: kamu bisa saja menghubungi di belakangku
would never hand me over: tidak akan pernah menyerahkanku
i would have jumped at that offer:aku akan langsung menerima tawaran itu
Komentar
Posting Komentar