Pasti dari kalian pernah dong membakar kayu bakar untuk berbagai
keperluan. Untuk memasak, membakar sampah, dan menghangatkan badan saat
kedinginan. Coba deh perhatikan pasti setiap kita membakar ada asap yang
keluar mengepul. Hmm, kok bisa ya terbentuk menjadi asap.
Jadi kayu tersusun atas hidrokarbon, air, dan mineral. Ketika
dibakar, otomatis temperature dari kayu akan meningkat. Nah pada saat temperature
meningkat dan naik diatas 149 derajat celcius, hidrokarbon akan mulai menguap dan
melayang di udara. Uap hidrokarbon kemudian bergabung dengan oksigen membentuk
api.
Namun adakalanya oksigen yang tersedia di udara tidak mencukupi
untuk membakar semua uap hidrokarbon yang dihasilkan. Sehingga uap tersebut akan
terus naik keatas bergabung dengan komponen yang lain dan membentuk partikel-
partikel halus. Nah inilah yang sering kita lihat sebagai asap.
Nah ada efek negative dari asap yang dihasilkan karena pembakaran
loh. Apa saja sih? Kita lanjutkan. Asap yang dihasilkan oleh pembakaran dapat
membahayakan kesehatan manusia. Asap yang terbentuk dalam jumlah banyak dapat
mencemari udara. Contohnya pada waktu terjadinya kebakaran hutan di Sumatera
dan Kalimantan beberapa tahun yang lalu. Akibatnya udara menjadi kotor, berbau,
dan penuh partikel-partikel hasil pembakaran, dan mengakibatkan pernafasaan
kita menjadi terganggu.
Bukan hanya pembakaran kayu saja yang menghasilkan asap. Semua bahan
organic jika dibakar akan menghasilkan aspa. Seperti, karet, kertas, maupun
minyak. Kendaraan bermotor dapat menhasilkan asap juga, jika pembakaran pada
mesin sudah tidak sempurna lagi.
Nah demikianlah proses pemkaran sehingga bisa membentuk terjadinya
asap.


Komentar
Posting Komentar