Langsung ke konten utama

Perlukah selektif dalam memilih teman?MENGAPA??

Apabila berteman dan dalam pertemanan atau diajak berteman dengan seseorang yang menyia-nyiakan umurnya,  tidak bisa memberinya faedah (ilmu),  tidak pula bisa mengambil ilmu darinya,  tidak bisa menolongnya untuk urusan yang sedang ditempuhnya (yakni ilmu),dan tidak dapat memberikan manfaat sekecilpun,pentingnya selektif dalam pertemanan adalah kita dapat mendapat manfaat dari pertemanan kita.sebagaimana dalam hadits nabi :

            Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR Bukhari 5534 dan Muslim 2628)

Apabila kita mendapati berteman dengan seseorang yang jelek akhlaqnya dan kita tidak dapat mengambil manfaat apa-apa didalam dirinya maka hendaklah dia dengan lemah lembut berhenti menjalin pertemanan tersebut dari awal, sebelum hubungan pertemanan semakin erat,mengapa demikian??Sebab, apabila sesuatu telah erat, akan sulit dihilangkan. Di antara ucapan yang beredar di kalangan fuqaha, “Mencegah lebih mudah daripada menghilangkan.” Atau biasa kita bilang “mencegah lebh baik daripada mengobati”.

Seperti apakah teman yang baik itu diantaranya apabila dia membutuhkan teman, hendaklah dia memilih orang yang:

- saleh,

- baik agamanya,

- bertakwa,

- wara’,

- cerdas,

- banyak kebaikannya,

- sedikit keburukannya,

- baik dalam bergaul, dan

- tidak banyak berdebat.

 

            Apabila dia lupa, teman tersebut bisa mengingatkannya. Apabila dia sedang ingat, teman ini bisa menolongnya.  Apabila dia sedang membutuhkan, temannya ini bisa membantu.  Apabila dia sedang bosan, temannya ini bisa menyabarkan dirinya dan menghibur dirinya.

 

(Tadzkiratus Sami’ wal Mutakallim fi Adabil ‘Alim wal Muta’allim, karya Ibnu Jamaah al-Kinani rahimahullah, cet. Darul Kutub al-Ilmiyyah, hlm. 83—84)

 Sumber:

 https://asysyariah.com/memilih-teman-dalam-menuntut-ilmu/


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh RPP Pembelajaran Diniyyah ( Nahwu Shorof) Kelas 11 Semester 1 SMA IT DARUSSALAM Musi Rawas

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (DARING) materi tentang isim dhamir

  RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (DARING) Nama Madrasah : Mts Ibnu katsir Pringsewu Materi Pokok : BAB 1 -   pengenalan dhomir Mata Pelajaran : Bahasa Arab Sub Materi : المفردات Kelas/Semester : VII/Ganjil Alokasi Waktu : 2 x 40 menit (pertemuan ke – 1 )   A.       Kompetensi Dasar 1.   2.   3.   3.1.      Memahami fungsi sosial, struktur teks dan unsur kebahasaan (bunyi, kata, makna dan gramatikal) dari teks sederhana yang berkaitan dengan tema: pengenalan dhomir yang melibatkan tindak tutur supaya mudah untuk berbicara bahasa arab dan dapat membedakan kata ganti untuk masing-masing jenis laki-laki maupun perempuan. 3.2.      Menganalisis gagasan dari teks sederhana yang berkaitan dengan tema: dhomir dengan memperhatikan bentuk ...

Rahasia Kipas Angin

  Panas-panas gini apalagi di tengah kota begini enaknya ngidupin kipas angin nih. Biar dingin dan sejuk. Tapi emang beneran ya kipas angin bisa bisa mendinginkan udara yang sebelumnya panas menjadi dingin. Sebenarnya kipas angin tidak bisa mendinginkan udara loh teman. Jadi kipas angin itu hanya menggerakkan udara. Dengan kata lain ya ,menimbulkan aliran angin. Udara yang semula panas menjadi dingin karena fungsi kipas angin memang untuk menggerakkan udara. Ketika tubuh kita terasa panas lalu kita menghidupkan kipas angin maka udara tersebut bergerak menuju tubuh kita. Hasilnya tubuh kita teras ditiup angin. Semilir angin pun sejuk. Oh iya ada yang tahu kenapa tubuh kita terasa lebih dingin jika terkena kipas angin? Jadi gini nih, tubuh kita itu selalu mengeluarkan panas untuk menjaga suhu tubuh supaya tetap stabil, dan panas suhu tubuh kita kira- kira sekitar 36-37 Derajat celcius. Jadi sebagian panas keluar melalui permukaan kulit, sehingga terbentuklah semacam lapisan pan...