Langsung ke konten utama

2 KIAT INI YANG AKAN MENYELAMATKAN KITA DARI MAKSIAT,SIMAK...!

Karena kita sebagai seorang manusia yang setiap hari melakukan dosa dan maksiat hingga dosa-dosa kecil yang tanpa kita sadari telah menumpuk dan adakalanya kita perlu untuk bertaubat kepada Allah Azza Wajalla ,Namun perlu kita ketahui bahwa ada beberapa kiat-kiat yang dapat menyelamatkan seorang manusia dari maksiat.


1.      MENDALAMI ILMU AGAMA, TERUTAMA ILMU TAUHID

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ

Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah orang-orang yang berilmu.” [Faathir: 28]

Maka dengan ilmu tauhidlah membuat seseorang menjadi takut untuk bermaksiat karena telah mengenal Allah Azza Wajalla,sangat diperlukan dan diwajibkan bagi seseorang mengenal ilmu tauhid terlebih dahulu dibandingkan ilmu-ilmu yang lainya,karena ilmu tauhid ibarat raja yang memimpin para pasukan.

Sahabat yang Mulia Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu berkata,

لَيْسَ الْعِلْمُ بِكَثْرَةِ الرِّوَايَةِ، إِنَّمَا الْعِلْمُ خَشْيَةُ اللَّهِ

Bukanlah ilmu dengan banyaknya riwayat, hanyalah ilmu itu rasa takut kepada Allah.” [Jaami’ul ‘Uluumi wal Hikam: 1401]

Al-Hafizh Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullah berkata,

فمن كان بالله وبأسمائه وصفاته وأفعاله وأحكامه أعلم كان له أخشى وأتقى، إنما تنقص الخشية والتقوى بحسب نقص المعرفة بالله

"Maka siapa yang lebih berilmu tentang Allah, nama-nama-Nya, sifat-sifat-Nya, perbuatan-perbuatan-Nya dan hukum-hukum-Nya, niscaya ia lebih takut dan lebih takwa kepadaNya. Hanyalah berkurang takut dan takwa sesuai dengan kurangnya pengenalan terhadap Allah." [Fathul Baari libni Rajab, 1/82]

Karena dengan ilmu, seorang hamba mengenal keagungan dan kebesaran Allah tabaraka wa ta’ala, sehingga memunculkan rasa takut kepada-Nya, semakin dalam ilmunya tentang Allah maka semakin kuat pula rasa takutnya kepada Allah ‘azza wa jalla.

Dan rasa takut kepada-Nya adalah sebesar-besarnya penghalang di dalam diri seorang hamba untuk berbuat maksiat.Oleh karena itu Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam adalah orang yang paling takut kepada Allah karena beliau yang paling berilmu tentang Allah ‘azza wa jalla dan agama-Nya.

Para ulama lebih takut kepada Allah karena mereka lebih berilmu tentang Allah ‘azza wa jalla, nama-nama-Nya, sifat-sifat-Nya dan hukum-hukum-Nya.Karena dengan ilmu, keimanan seorang hamba kepada Allah ta’ala semakin kokoh dan tidak mudah terombang-ambing oleh derasnya syubhat dan syahwat.Karena dengan ilmu, seorang hamba memahami kiat-kiat yang dapat membantunya untuk menghindari maksiat.Karena dengan ilmu, seorang hamba yang terjerumus dalam dosa mengerti bagaimana cara menyelamatkan diri darinya. Karena dengan ilmu, seorang hamba mengetahui dahsyatnya siksa Allah ‘azza wa jalla untuk orang-orang yang durhaka dan luasnya rahmat Allah untuk orang-orang yang bertakwa.Karena dengan ilmu, seorang hamba mengetahui berbagai bahaya maksiat, yang pasti akan menghalangi orang yang berakal untuk bermaksiat.

 

Al-Khalifah Ar-Rasyid Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu berkata,

الْعِلْمُ خَيْرٌ مِنَ الْمَالِ، الْعِلْمُ يَحْرُسُكَ، وَأَنْتَ تَحْرُسُ الْمَالَ، الْعِلْمُ يَزْكُو عَلَى الْعَمَلِ، وَالْمَالُ تُنْقِصُهُ النَّفَقَةُ

Ilmu lebih baik dari harta, ilmu menjagamu, sedang harta engkaulah yang menjaganya, ilmu bertambah jika diamalkan, sedang harta berkurang jika dibelanjakan.” [Al-Hilyah, 1/80]

Begitu agungnya ilmu hingga lebih mahal harganya dibandingkan dengan harta yang berlimpah seperti yang telah dijelaskan pada hadits diatas,ilmulah yang dapat menyelamatkan kita dari pengaruh dosa dan maksiat,dan karena ilmulah kita menjadi tahu betapa bahayanya pengaruh maksiat dalam diri kita,hingga terkadang ketika seseorang telah mendapatkan ilmu baru menjadi sebab lupa tentang ilmunya dikarenakan maksiat tersebut.

 

2.      KIAT SELAMAT DARI MAKSIAT

BERIBADAH DENGAN IKHLAS DAN MENGIKUTI SUNNAH

Ikhlas, beribadah hanya kepada Allah 'azza wa jalla dengan niat hanya karena Allah semata, serta menjauhi perusak ikhlas, yaitu syirik besar dan syirik kecil seperti riya' dan sum'ah, adalah sebab utama hamba mendapatkan pertolongan Allah 'azza wa jalla dari gangguan dan godaan setan.

Allah 'azza wa jalla berfirman,

قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ، لَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ

"Iblis menjawab: Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang ikhlas di antara mereka." [Shad: 82-83]

Inilah sebab utama Allah 'azza wa jalla menjaga pemuda Yusuf 'alaihissalam dari jebakan fitnah wanita yang sangat dahsyat.

Allah tabaroka wa ta’ala berfirman,

كَذَلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاءَ إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ

Demikianlah, agar Kami memalingkan kemungkaran dan kekejian dari Yusuf. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang ikhlas.” [Yusuf: 24]

 

Asy-Syaikh Al-Mufassir As-Sa’di rahimahullah berkata,

أي: بسبب إخلاصه صرفنا عنه السوء، وكذلك كل مخلص، كما يدل عليه عموم التعليل.

Maknanya: Dengan sebab keikhlasan Yusuf maka Kami palingkan kejelekan darinya. Demikian pula untuk setiap orang yang ikhlas akan dipalingkan dari kejelekan, sebagaimana ditunjukkan oleh keumuman sebab dalam ayat ini (yaitu ikhlas).” [Tafsir As-Sa’di, hal. 202-203]

 

Asy-Syaikh Al-Mufassir As-Sa’di rahimahullah juga berkata,

فلما أخلص عمله لله أخلصه الله، وخلصه من السوء والفحشاء.

Maka tatkala beliau mengikhlaskan amalnya karena Allah, Allah pun mengikhlaskannya dan menyelamatkannya dari kejelekan dan kekejian.” [Tafsir As-Sa’di, hal. 407]

Dan meneladani sunnah Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dalam beribadah adalah sebab seorang hamba mendapatkan hidayah, kasih sayang dan cinta Allah subhanahu wa ta'ala, maka dengan itulah ia selamat dari perbuatan maksiat.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,

فَمَنْ مَالَتْ نَفْسُهُ إلَى مُحَرَّمٍ فَلْيَأْتِ بِعِبَادَةِ اللَّهِ كَمَا أَمَرَ اللَّهُ مُخْلِصًا لَهُ الدِّينَ فَإِنَّ ذَلِكَ يَصْرِفُ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاءَ

"Siapa yang nafsunya telah cenderung kepada yang haram, maka hendaklah ia segera beribadah kepada Allah ta'ala dengan cara yang sesuai petunjuk-Nya serta mengikhlaskan seluruh ibadah hanya kepada-Nya, karena sungguh itu akan memalingkan keburukan dan kekejian darinya." [Majmu' Al-Fatawa, 10/636]

Insya Allah dengan dua kiat-kiat diatas menjadikan sebab kita dapat menjauhi maksiat dan dengannya kita dapat terhindar dari dosa besar dan dosa kecil,jangan lupa untuk selalu memeohon pertolongan kepada Allah dengan senantiasa berdoa memohon petunjuk agar diberikan jalan hidayah yang lurus,dan memohon kefahaman ilmu untuk mengenal lebih jauh tentang Rabb kita,dan memohon pertolongan kepada  Allah agar selalu diberi rasa Ikhlas dalam beribadah KepadaNya.

 

 

Sumber:

1.      https://www.instagram.com/p/CCfg8j6BEmF/

2.       https://www.instagram.com/p/CCXDYK9hazw/

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh RPP Pembelajaran Diniyyah ( Nahwu Shorof) Kelas 11 Semester 1 SMA IT DARUSSALAM Musi Rawas

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (DARING) materi tentang isim dhamir

  RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (DARING) Nama Madrasah : Mts Ibnu katsir Pringsewu Materi Pokok : BAB 1 -   pengenalan dhomir Mata Pelajaran : Bahasa Arab Sub Materi : المفردات Kelas/Semester : VII/Ganjil Alokasi Waktu : 2 x 40 menit (pertemuan ke – 1 )   A.       Kompetensi Dasar 1.   2.   3.   3.1.      Memahami fungsi sosial, struktur teks dan unsur kebahasaan (bunyi, kata, makna dan gramatikal) dari teks sederhana yang berkaitan dengan tema: pengenalan dhomir yang melibatkan tindak tutur supaya mudah untuk berbicara bahasa arab dan dapat membedakan kata ganti untuk masing-masing jenis laki-laki maupun perempuan. 3.2.      Menganalisis gagasan dari teks sederhana yang berkaitan dengan tema: dhomir dengan memperhatikan bentuk ...

Rahasia Kipas Angin

  Panas-panas gini apalagi di tengah kota begini enaknya ngidupin kipas angin nih. Biar dingin dan sejuk. Tapi emang beneran ya kipas angin bisa bisa mendinginkan udara yang sebelumnya panas menjadi dingin. Sebenarnya kipas angin tidak bisa mendinginkan udara loh teman. Jadi kipas angin itu hanya menggerakkan udara. Dengan kata lain ya ,menimbulkan aliran angin. Udara yang semula panas menjadi dingin karena fungsi kipas angin memang untuk menggerakkan udara. Ketika tubuh kita terasa panas lalu kita menghidupkan kipas angin maka udara tersebut bergerak menuju tubuh kita. Hasilnya tubuh kita teras ditiup angin. Semilir angin pun sejuk. Oh iya ada yang tahu kenapa tubuh kita terasa lebih dingin jika terkena kipas angin? Jadi gini nih, tubuh kita itu selalu mengeluarkan panas untuk menjaga suhu tubuh supaya tetap stabil, dan panas suhu tubuh kita kira- kira sekitar 36-37 Derajat celcius. Jadi sebagian panas keluar melalui permukaan kulit, sehingga terbentuklah semacam lapisan pan...